BANYUWANGI – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Ujian Magang/Asistensi Mengajar/Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa semester 7 pada Sabtu–Minggu, 7–8 November 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB ini bertempat di sejumlah ruang kelas Kampus 2 UIMSYA dan diikuti oleh mahasiswa dari enam program studi, yakni Tadris Matematika (TMTK), Tadris IPA (TIPA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), dan Tadris Bahasa Inggris (TBIG).

Pelaksanaan ujian ini merupakan tahapan evaluasi akademik setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan Magang/Asistensi Mengajar/PPL selama 30 hari di berbagai lembaga pendidikan formal dan nonformal, sekolah mitra yang tersebar di wilayah Banyuwangi. Selama menjalani praktik lapangan, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam lingkungan kerja pendidikan secara langsung. Pengalaman tersebut mencakup proses pembelajaran, pengelolaan kelas, administrasi pendidikan, interaksi dengan peserta didik, serta berbagai aktivitas kelembagaan sesuai dengan karakteristik dan bidang keilmuan masing-masing program studi.

Ujian ini dirancang sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik mahasiswa terhadap pelaksanaan kegiatan magang sekaligus sarana untuk mengukur sejauh mana capaian pembelajaran dapat diimplementasikan dalam situasi nyata. Melalui forum pengujian, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menyampaikan hasil kegiatan secara sistematis, tetapi juga menunjukkan kemampuan analitis, argumentatif, reflektif, dan profesional dalam menjelaskan berbagai pengalaman yang diperoleh selama berada di lembaga atau sekolah tempat praktik.

Dalam pelaksanaannya, FTK UIMSYA melibatkan sebanyak 26 dosen penguji secara keseluruhan. Setiap kelompok ujian yang terdiri atas 8 hingga 17 mahasiswa mendapatkan pendampingan penilaian dari dua orang penguji. Pembagian kelompok dan penguji tersebut dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan secara terarah, proporsional, serta memberikan ruang yang memadai bagi setiap mahasiswa untuk mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil kegiatan magangnya.

Adapun aspek penilaian dalam ujian ini mencakup lima komponen utama. Pertama, penguasaan substansi laporan, yaitu kemampuan mahasiswa memahami keseluruhan isi laporan serta menjelaskan kegiatan yang telah dilaksanakan secara runtut dan komprehensif. Kedua, ketepatan bukti dan argumentasi, yang menilai kesesuaian data, dokumentasi, serta dasar pemikiran yang digunakan dalam mendukung laporan dan pemaparan hasil kegiatan.

Ketiga, kemampuan menjawab pertanyaan, yakni kecakapan mahasiswa dalam memberikan respons yang logis, relevan, dan berdasarkan pengalaman maupun landasan keilmuan. Keempat, refleksi profesional, yang menitikberatkan pada kemampuan mahasiswa mengevaluasi pengalaman praktik, mengidentifikasi tantangan, memahami kekuatan dan kelemahan diri, serta mengambil pelajaran dari dinamika lingkungan kerja pendidikan. Kelima, rencana tindak lanjut dan pengembangan diri, yaitu kemampuan mahasiswa merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi akademik, pedagogik, sosial, dan profesional berdasarkan hasil pengalaman magang.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A., menyampaikan bahwa ujian magang bukan sekadar kegiatan formal untuk memenuhi persyaratan akademik, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa. Menurutnya, pengalaman praktik selama 30 hari di lembaga pendidikan harus mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai realitas dunia pendidikan sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

“Melalui ujian ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan dan menyusun laporan kegiatan, tetapi juga benar-benar memahami pengalaman yang telah mereka peroleh selama berada di sekolah maupun lembaga mitra. Mereka harus mampu menjelaskan apa yang telah dilakukan, tantangan yang dihadapi, solusi yang diterapkan, serta pembelajaran yang dapat diambil untuk pengembangan kompetensi diri ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr.Zulfi menekankan bahwa kemampuan melakukan refleksi dan mengevaluasi pengalaman merupakan salah satu karakter penting yang harus dimiliki calon pendidik maupun tenaga profesional di bidang pendidikan. Mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pengalaman praktik semata, tetapi mampu menjadikannya sebagai landasan untuk terus belajar, beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen pembimbing lapangan, dosen penguji, serta lembaga dan sekolah mitra yang telah memberikan kesempatan dan dukungan kepada mahasiswa selama pelaksanaan Magang/Asistensi Mengajar/PPL. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan.

Melalui kegiatan ujian ini, FTK UIMSYA berupaya menjaga kualitas pelaksanaan program praktik lapangan agar tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban kurikuler, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa. Proses evaluasi yang melibatkan dosen penguji dari berbagai bidang keilmuan diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif serta masukan konstruktif bagi pengembangan kapasitas mahasiswa.

Dengan terselenggaranya Ujian Magang/Asistensi Mengajar/PPL ini, mahasiswa semester 7 FTK UIMSYA diharapkan mampu mengintegrasikan pengalaman lapangan dengan pengetahuan teoretis yang telah diperoleh selama perkuliahan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan, menumbuhkan tanggung jawab profesional, serta membangun komitmen untuk terus mengembangkan kualitas diri sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *