Banyuwangi  – Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi (UIMSYA) menyelenggarakan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-10 pada Senin 22 Juni 2026 di Aula Al-Haromain Kampus 1. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dari berbagai angkatan, seluruh dosen TBIN, serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan satu dekade Prodi TBIN sekaligus penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Peringatan harlah ke-10 mengusung semangat kebersamaan dan rasa syukur atas berbagai capaian yang telah diraih Program Studi Tadris Bahasa Indonesia sejak berdiri hingga saat ini. Kehadiran seluruh unsur sivitas akademika TBIN menunjukkan tingginya solidaritas dan rasa memiliki terhadap program studi yang telah menjadi wadah pengembangan kompetensi akademik, profesional, dan karakter mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mensyukuri perjalanan panjang Prodi TBIN. Selanjutnya, suasana menjadi semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk penguatan nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan dalam setiap aktivitas akademik di lingkungan UIMSYA.

Memasuki acara berikutnya, seluruh peserta berdiri dengan penuh semangat untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIMSYA. Momen tersebut mencerminkan komitmen sivitas akademika dalam menumbuhkan rasa nasionalisme serta kecintaan terhadap almamater.

Pada sesi sambutan, perwakilan panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. Dalam sambutannya, panitia menegaskan bahwa harlah ke-10 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk mempererat solidaritas antar mahasiswa, dosen, dan alumni.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Bapak Ali Manshur, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, Pak Manshur menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan program studi selama satu dekade terakhir. “Sepuluh tahun merupakan perjalanan yang penuh dinamika dan tantangan. Alhamdulillah, Prodi Tadris Bahasa Indonesia mampu tumbuh menjadi program studi yang terus berupaya meningkatkan kualitas akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Harlah ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus mencetak pendidik bahasa Indonesia yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia agar lulusan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi antara dosen, mahasiswa, alumni, dan stakeholder menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan mutu program studi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan penghargaan atas capaian Prodi TBIN yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan di lingkungan fakultas maupun masyarakat luas. “Usia ke-10 merupakan tonggak penting dalam perjalanan sebuah program studi. Kami berharap Prodi Tadris Bahasa Indonesia terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas lulusan, serta mengembangkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Fakultas akan senantiasa mendukung berbagai upaya strategis yang dilakukan prodi dalam mencapai visi dan misinya,” ungkapnya.

Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan momentum harlah sebagai sarana meningkatkan semangat belajar, kreativitas, serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah program studi tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kontribusi nyata para lulusannya di tengah masyarakat.

Kemeriahan acara semakin terasa ketika memasuki sesi penampilan kreativitas mahasiswa dari seluruh kelas. Berbagai pertunjukan ditampilkan dengan penuh antusiasme, mulai dari pembacaan puisi, pementasan drama, hingga demonstrasi pencak silat yang memukau para hadirin.

Penampilan puisi menghadirkan refleksi mendalam tentang peran bahasa sebagai identitas bangsa sekaligus media transformasi sosial. Sementara itu, pementasan drama yang dibawakan mahasiswa berhasil menyuguhkan pesan edukatif yang dikemas secara kreatif dan komunikatif. Tidak kalah menarik, penampilan pencak silat menunjukkan perpaduan antara seni, budaya, dan nilai-nilai karakter yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kepribadian mahasiswa.

Salah satu perwakilan mahasiswa yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga atas perjalanan Prodi TBIN yang telah memasuki usia satu dekade. “Harlah ke-10 ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi kami sebagai mahasiswa. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan ruang untuk menunjukkan kreativitas dan bakat mahasiswa. Kami berharap Prodi TBIN semakin maju, unggul, dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tutur perwakilan mahasiswa.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas berbagai pencapaian yang telah diraih Prodi TBIN selama sepuluh tahun terakhir. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir. Momen ini menjadi representasi harapan agar Prodi TBIN terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan utama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi evaluasi untuk meninjau pelaksanaan kegiatan sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan perbaikan di masa mendatang. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu dosen, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh sivitas akademika Prodi TBIN.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk pengabdian kenangan atas perayaan satu dekade perjalanan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Foto bersama yang melibatkan pimpinan fakultas, dosen, panitia, dan mahasiswa menjadi simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus melangkah maju.

Peringatan Harlah ke-10 Prodi Tadris Bahasa Indonesia FTK UIMSYA tidak hanya menjadi perayaan perjalanan institusi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat semangat inovasi, kolaborasi, dan pengembangan mutu pendidikan. Dengan semangat satu dekade pengabdian, Prodi TBIN diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi pendidik bahasa Indonesia yang unggul, profesional, dan berakhlakul karimah demi kemajuan pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *