Banyuwangi – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung mulai Selasa, 16 Juni hingga Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan akademik tersebut dilaksanakan di Kampus 2 Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi dan diikuti oleh 116 mahasiswa dari enam program studi di lingkungan FTK.

Adapun mahasiswa yang mengikuti ujian berasal dari Program Studi Tadris IPA (TIPA), Tadris Matematika (TMTK), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), dan Tadris Bahasa Inggris (TBIG). Pelaksanaan ujian dijadwalkan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan sistem pengujian yang melibatkan tiga dosen penguji pada setiap sesi.

Ujian tugas akhir merupakan salah satu tahapan akademik yang sangat penting dalam proses penyelesaian studi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diuji mengenai hasil penelitian yang telah disusun, tetapi juga diuji kemampuan berpikir kritis, penguasaan teori, metodologi penelitian, serta kemampuan mempertahankan argumentasi ilmiah di hadapan tim penguji.

Sejak hari pertama pelaksanaan, suasana akademik tampak begitu hidup di lingkungan Kampus 2 UIMSYA. Para mahasiswa hadir dengan persiapan yang matang, membawa hasil penelitian yang telah disusun selama beberapa bulan, serta mempersiapkan presentasi untuk dipaparkan di hadapan tim penguji. Di sisi lain, para dosen penguji menjalankan tugasnya secara profesional dengan memberikan evaluasi, masukan, serta rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa.

Pelaksanaan ujian tugas akhir gelombang II ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan capaian pembelajaran yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan. Berbagai tema penelitian yang diangkat mahasiswa mencerminkan upaya kontribusi akademik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA, Dr, Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A menyampaikan bahwa ujian tugas akhir merupakan bentuk pertanggungjawaban akademik mahasiswa sekaligus sarana untuk mengukur tingkat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia profesional maupun akademik setelah menyelesaikan studi.

“Ujian tugas akhir bukan sekadar tahapan formal menuju kelulusan, melainkan forum akademik yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kapasitas intelektual, kemampuan analitis, dan kematangan berpikir ilmiah yang telah dibangun selama masa studi. Kami berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk menampilkan hasil terbaik sekaligus menerima berbagai masukan konstruktif dari para penguji sebagai bagian dari proses penyempurnaan karya ilmiah mereka. Fakultas berkomitmen menjaga kualitas lulusan melalui proses evaluasi akademik yang objektif, profesional, dan berorientasi pada mutu,” ujar Ibu Zulfi.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa FTK UIMSYA terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola akademik sehingga setiap proses evaluasi pembelajaran dapat berjalan sesuai standar pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, serta memiliki integritas keilmuan yang kuat.

Senada dengan hal tersebut, salah satu Ketua Program Studi di lingkungan FTK UIMSYA menjelaskan bahwa seluruh rangkaian ujian telah dipersiapkan secara matang melalui koordinasi antara fakultas, program studi, dan dosen penguji. Menurutnya, keterlibatan tiga penguji dalam setiap sesi menjadi salah satu upaya untuk memastikan proses penilaian berlangsung secara komprehensif dan objektif.

“Pelaksanaan ujian tugas akhir gelombang II telah dirancang secara sistematis dengan memperhatikan aspek efektivitas, ketertiban, dan kualitas penilaian. Kehadiran tiga dosen penguji memungkinkan mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih luas terhadap penelitian yang dilakukan. Selain menjadi sarana evaluasi, ujian ini juga merupakan forum akademik yang sangat bermanfaat untuk memperkaya wawasan mahasiswa melalui berbagai masukan dan diskusi ilmiah yang berkembang selama proses sidang berlangsung,” jelasnya.

Beliau juga mengapresiasi kesungguhan mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian serta kedisiplinan seluruh pihak yang terlibat sehingga pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Bagi para mahasiswa, ujian tugas akhir merupakan puncak perjalanan akademik yang penuh tantangan sekaligus pengalaman yang sangat berharga. Salah satu peserta ujian dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBIG) mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mencapai tahap akhir penyelesaian studi. “Proses penyusunan tugas akhir mengajarkan kami banyak hal, mulai dari bagaimana melakukan penelitian secara sistematis, mengelola waktu, menghadapi berbagai revisi, hingga belajar mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah. Ujian ini tentu menjadi momen yang mendebarkan, tetapi juga membanggakan karena menjadi bukti bahwa perjuangan selama kuliah akhirnya sampai pada tahap akhir. Saya bersyukur mendapatkan banyak masukan dari para penguji yang akan sangat membantu dalam penyempurnaan penelitian saya,” ungkapnya.

Pelaksanaan ujian tugas akhir selama sepuluh hari ini dibagi ke dalam beberapa sesi setiap harinya untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang optimal dalam mempresentasikan hasil penelitiannya. Setiap mahasiswa diberikan waktu untuk memaparkan hasil penelitian, menjawab pertanyaan dari para penguji, serta mendiskusikan berbagai aspek akademik yang berkaitan dengan topik yang diteliti.

Selain menjadi sarana evaluasi akademik, ujian tugas akhir juga mencerminkan komitmen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA dalam membangun budaya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Melalui proses ini, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan.

Dengan terselenggaranya Ujian Tugas Akhir Gelombang II Tahun 2026, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan proses akademiknya dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan masyarakat.

Sebagai salah satu fakultas yang terus berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan, FTK UIMSYA memandang bahwa keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir merupakan cerminan dari sinergi yang baik antara mahasiswa, dosen pembimbing, dosen penguji, serta seluruh unsur akademik yang terlibat. Oleh karena itu, pelaksanaan ujian tugas akhir tidak hanya menjadi agenda rutin akademik, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mewujudkan visi UIMSYA sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *