
Banyuwangi – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, lima mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) turut berkontribusi dalam mendukung proses pembelajaran di MI Al Falah Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai Selasa, 09 Juni hingga Kamis, 18 Juni 2026, dengan tujuan membantu dewan guru dalam menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif, kondusif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari berbagai program studi di lingkungan FTK UIMSYA, yakni dua mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBIG) ditugaskan sebagai sebagai tutor Bahasa Inggris, satu mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) sebagai tutor Bahasa Indonesia, dan dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebagai tutor Bahasa Arab. Kehadiran para mahasiswa tersebut menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Selama masa pengabdian, para tutor terlibat secara aktif dalam mendampingi pembelajaran di kelas, membantu penyampaian materi, memberikan bimbingan kepada siswa yang memerlukan pendampingan tambahan, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Selain mendukung proses pembelajaran formal, para tutor juga mengadakan berbagai aktivitas edukatif yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berbahasa siswa.

Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik yang telah diperoleh selama perkuliahan. Melalui interaksi langsung dengan peserta didik dan guru, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai dinamika pembelajaran di tingkat sekolah dasar, sekaligus mengasah kemampuan pedagogik, komunikasi, serta manajemen kelas.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani, M.A menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman lapangan semacam ini sangat penting untuk membentuk calon pendidik yang profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kegiatan pendampingan di MI Al Falah merupakan bagian dari proses pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya belajar menerapkan teori pendidikan yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar memahami karakter peserta didik, berkolaborasi dengan guru, serta menghadapi berbagai situasi nyata di lingkungan sekolah. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa sebagai calon pendidik masa depan,” ujar Dekan FTK UIMSYA.
Menurut beliau, pengalaman praktik langsung di lingkungan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter profesional calon guru. Melalui interaksi dengan peserta didik dan kolaborasi dengan dewan guru, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan pedagogik, komunikasi, serta manajemen pembelajaran yang efektif.

Selama pelaksanaan kegiatan, para tutor mahasiswa secara aktif mendampingi siswa dalam proses belajar di kelas maupun di luar kelas. Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris membantu penguatan keterampilan dasar bahasa Inggris melalui metode pembelajaran komunikatif dan permainan edukatif. Sementara itu, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia mendukung peningkatan kemampuan membaca, menulis, serta literasi siswa melalui berbagai aktivitas yang menarik dan sesuai dengan usia peserta didik. Di sisi lain, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab turut memberikan pendampingan dalam pembelajaran bahasa Arab dasar, membantu siswa mengenal kosakata sederhana, melatih pelafalan yang benar, serta meningkatkan minat belajar bahasa Arab melalui pendekatan yang menyenangkan.
Pihak MI Al Falah mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para mahasiswa tersebut. Kepala Madrasah MI Al Falah, Siti Farokah, S.Pd menyampaikan bahwa kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. “Kehadiran mahasiswa UIMSYA memberikan energi baru dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah kami. Mereka mampu membangun komunikasi yang baik dengan siswa, membantu guru dalam mendampingi pembelajaran, serta menghadirkan berbagai metode yang kreatif dan inovatif. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat mereka selama mendampingi proses pembelajaran di MI Al Falah,” tuturnya.
Menurutnya, para mahasiswa menunjukkan sikap profesional, disiplin, serta memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dengan lingkungan sekolah. Hal tersebut membuat siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran setiap harinya. Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh para siswa. Mereka mengaku senang karena mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih menyenangkan. Berbagai permainan edukatif, diskusi kelompok, serta metode pembelajaran interaktif membuat suasana kelas menjadi lebih hidup dan tidak monoton.
Salah satu siswa kelas V, Muhammad Rafi, mengungkapkan rasa senangnya selama mengikuti pembelajaran yang didampingi oleh para tutor mahasiswa. “Kakak-kakak tutor mengajarnya seru dan mudah dipahami. Kami belajar sambil bermain sehingga tidak cepat bosan. Saya jadi lebih berani bertanya dan lebih semangat datang ke sekolah setiap hari,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Aisyah Putri, siswi kelas IV MI Al Falah.“Saya senang karena kakak-kakak tutor baik dan ramah. Mereka membantu kami saat ada pelajaran yang sulit dan mengajarkan banyak hal baru. Belajarnya jadi lebih menyenangkan,” katanya.

Selain membantu proses pembelajaran, para mahasiswa juga memberikan motivasi kepada siswa mengenai pentingnya pendidikan sebagai bekal untuk meraih cita-cita. Melalui pendekatan yang komunikatif dan inspiratif, mereka berusaha menumbuhkan semangat belajar serta rasa percaya diri siswa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak. Bagi madrasah, kehadiran mahasiswa membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang nyata untuk mengembangkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik. Sementara bagi siswa, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang lebih variatif, interaktif, dan menyenangkan.

Melalui program ini, FTK UIMSYA kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan masyarakat. Kolaborasi antara FTK UIMSYA dan MI Al Falah Sambimulyo ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dasar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Diharapkan kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
